WADUK DIPONEGORO BERUBAH HIJAU AKIBAT PENUH ECENG GONDOK


Eceng gondok ( Eichhornia crassipes) merupakan salah satu jenis tanaman air yang menjadi gulma di perairan tersebut. Eceng gondok dapat tumbuh menjadi banyak, yang awalnya 30 tanaman ketika jangka waktu sebulan menjadi 800 tanaman.

Kondisi Waduk Pendidikan Universitas Diponegoro telah ditumbuhi banyak eceng gondok. Meladaknya populasi eceng gondok telah mengubah estetika. Orang melihat waduk berkesan tidak memanjakan mata, artinya telah menganggu pemandangan. Efeknya pula dapat dirasakan pada ekosistem perairan waduk

Sebelum membahas lebih jauh, sebaiknya ketahui dahulu hal-hal berikut.

BAGAIMANA ECENG GONDOK BISA TUMBUH MENJADI BANYAK ?
Eceng gondok tumbuh menjadi banyak dan cepat diakibatkan oleh kelimpahan nutrien terutama nitrogen, fosfat, dan potasium. Nutrien yang ada diperairan dapat berasal dari sisa-sisa limbah rumah tangga yang mengandung nutrien itu seperti hasil air cuci pakaian,  pupuk tanaman ,dll. Pertumbuhannya yang cepat dan jumlahnya banyak menggolongkan eceng gondok sebagai gulma air yang mengganggu efektifitas dan aktivitas perairan.

MENGAPA DISEBUT GULMA PERAIRAN ?
Disebut demikian karena eceng gondok dapat menutupi perairan sehingga menghalangi cahaya matahari yang masuk ke air. Efeknya adalah perairan tersebut kekurangan oksigen terlarut dari hasil fotosintesis fitoplankton air. Makhluk hidup yang berada di air lama-kelamaan akan mati kekurangan oksigen ( disebut anoksid ).Selain ikan yang mati, kondisi anoksid menyebabkan hanya makhluk hidup kondisi tertentu yang hanya mampu bertahan hidup tanpa oksigen.Bakteri merugikan akan muncul karena mampu bertahan pada kondisi itu. Selain mengganggu produktivitas perairan, dampak bagi manusia adalah terganggunya transportasi air. Jalur transportasi terhalangi oleh eceng gondok. Selain itu, eceng gondok yang mati menyebabkan perairan menjadi dangkal.

APA SOLUSI MENGURANGI ECENG GONDOK ?
Ada beberapa cara untuk mengurangi jumlah eceng gondok yaitu:
1. Mengurang ataupun tidak membuang sembarangan limbah olahan air ke suatu perairan.
2. Mencabut eceng gondok secara langsung
3. Memanfaatkan eceng gondok sebagai kerajinan tangan, pupuk, biogas, dll
4. Menggunakan predator seperti ikan grass carp  ( Ctenopharyngodon idella) atau ikan koan.

Berdasarkan penjelasan di atas, kita bisa tahu bahwa kondsi eceng gondok yang memenuhi waduk. Salah satu jalur masuknya air di waduk berasal dari sungai dan saluran pembuangan air pemukiman warga. Sampah dari sungai yang mencemari waduk. Beberapa sampah organik bersamaan air limbah rumah tangga menyebabkan eutrofikasi (zat organik dan nutrien berlebih). Pencemaran air sungai oleh sampah mendukung kondisi anoksid di waduk. Ada kemungkinan bakteri atau vektor penyakit telah berkembang di waduk dan menjadi parasit makhuk hidup.

Solusi tidak akan menjadi realisasi tanpa melakukan aksi. Perlu aksi nyata untuk mewujudkan lingkungan waduk yang bersih. Pencerdasan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar waduk merupakan kunci utama menyukseskan Waduk Pendidikan Universitas Diponegoro bebas polutan. Mari bahu-membahu menumbuhkan kesadaran cinta lingkugan bersih dan hidup sehat.

KARAKTER MANUSIA DIBANGUN DARI CARA MENCINTAI ALAM. RUSAKLAH INSAN KA

 Penulis : Muhammad Naufal Nurrahman (W-711 Dp)

Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan