MELAWAN KUATNYA ARUS PROGO HULU DAN ATAS




Progo tak sependek namanya, keindahan pesona alam dan derasnya arus singai di jawa tengah ini menjadi magnet wisatawan domestik dan mancanegara. Di kalangan penggemar olahraga arus deras, progo termasuk destinasi favorit karena memiliki banyak spot jeram ekstrim dan pemandangan yang menarik  . jeram jeram di sungai progo merupakan salah satu yang terbaik di jawa tengah.

Progo sudah lama masuk di daftar sungai terbaik di Jawa Tengah karena jeramnya yang sangat menantang dan aman untuk di arungi. Kali ini Tim Ekspedisi SUWARNADWIPA wapeala akan menjajal derasnya arus sungai progo dalam rangka soft simulation yakni sungai progo hulu dan progo atas sebagai destinasi untuk mempraktekkan semua materi yang telah di pelajari sebelumnya.elumnya.

Tim Ekspedisi berangkat jum’at 13/04/18, sore, menuju tempat camp pertama di taman kali progo temanggung. taman kali progo ini terletak tepat di tepi jalan raya magelang temanggung wonosobo, yang tentunya akan sangat mudah di akses bagi para rafter yang ingin mengarungi sungai progo dengan strart di taman kali progo,  Setiba di taman kali progo kami para atlet dan team managerial langsung membawa peralatan yang diperlukan ke tempat camp yang telah di sediakan oleh tim pendahulu. Di tempat camp  kami disambut dengan ramah tamah oleh pengelola tempat tersebut, kami di ajak berbincang dan bermain-main sejenak dengan trik sulap yang di praktekkan oleh pengelola tempat sebelum kami beristirahat atau tidur.
Sabtu, (14/04/18), Pagi hari tiba,waktunya untuk mengarungi progo,setelah melakukan persiapan termasuk pemanasan sarapan dan mempersiapkan alat-alat yang akan di bawa,saya dan tim pengarungan langsung memulai pengarungan dengan materi yang akan di terapkan pada hari ini adalah simulasi river camping,sket jeram,dan river running system,sedangkan untuk tim darat akan membawa  peralatan yang tidak dibawa dalam pengarungan ke tempat camp selanjutnya,dan untuk menyiapkan konsumsi di tempat peristirahatan,



Pada pengarungan pertama tim pengarungan akan mengarungi sungai progo hulu,karakter progo hulu sendiri adalah sungai dengan beberapa jeram ekstrim,banyak bebatuan,delta, memiliki sebuah dam yang sangat menantang untuk di lewati dengan pengarungan,dan juga memiliki banyak flat yang panjang sehingga bagus untuk melatih endurance.namun bagi para rafter harus selalu wapsada akan ganasnya banjir di sungai progo hulu ini,karena karakter perubahan debit air di sungai ini sangat cepat berubah.
Pengarungan di hari pertama secara keseluruhan berjalan lancar,kami di tim pengarungan berhasil mengarungi sungai dengan menerapkan materi serta sesuai dengan batas waktu yang telah di tentukan dan bahkan kami selesai sekitar dua jam lebih awal dari yang seharusnya, meskipun di tengah pengarungan tidak bertemu dengan tim darat di tempat peristirahatan yang telah di tentukan sehingga kami tidak mendapatkan makan siang, tapi untungya kami memiliki bekal yang di bawa sejak awal pengarungan. Finish progo hulu yakni camp ke dua yaitu di perumahan puri tuk songo magelang. tim pengarungan tiba menjelang sore setelah seharian mengarung sungai progo hulu.
Di camp kedua semua tim beraktivitas camp seperti biasanya, serta ada evaluasi kegiatan yang di lakukan selama seharian sebelum beristirahat atau tidur. istirahat tim di camp kedua tidak begitu maksimal karena hujan deras yang mengguyur dimalam hari yang membuat kondisi sebagian tidak kondusif untuk di gunakan beristirahat,sehingga membuat sebagian tim mncari tempat tidur lain seperti di pos ronda dan mushola.



Di hari Minggu (15/04/18), tim pengarungan mengarungi sungai progo atas yang jeramnya jauh lebih seru dan lebih  menantang daripada di progo hulu. Sebelumnya, juram-jeram di sungai progo atas ini rata-rata panjang,ber gelombang tinggi dan memerlukan manuver ektrim untuk melaluinya, tim pengarungan mengarung sekitar dua jam, setibanya di finish progo atas yaitu jembatan babrik,tim pengarungan menuggu tim darat yang sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk kegiatan selanjutnya yaitu pulang kembali ke semarang. Selama menunggu tim pengarungan beristirahat kami memakan bekal yang dibawa sejak awal pengarungan, selain itu ada yang beristirahat dan ada yang melakukan latihan mandiri, setelah tim darat melakukan makan siang, alat-alat dikemas dan dibawa dan pulang kembali ke semarang.,    

Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan