LOKAKARYA NASIONAL UI GREEN METRIC 2017




Semarang, (14/9) - Lokakarya UI Green Metric 2017 telah terlaksana di Gedung ICT lantai V mulai pukul 08.00 yang diawali dengan coffe break selama 1 jam, dan pukul 09.00 acara dimulai sampai sore hari. Universitas Diponegoro menjadi tuan rumah kegiatan lokakarya tersebut.

Tamu yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Ketua kegiatan Prof. Dr. Riri Fitri Sari, M.Sc., MM. dari Universitas Indonesia, Junaidi ,S.S, M.A sebagai expert member , Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc. Wakil Rektor IV yang mewakili Rektor Universitas Diponegororo. 

Kegiatan ini bermaksud mengajak universitas se- Indonesia untuk bergabung dalam program UI Green Metric, dengan menandatangi deklarasi. Ada sekitar 34 universitas yang menandatangi deklarasi. Sebagian universitas sudah ikut dalam program tersebut dan sudah masuk dalam ranking nasional dan internasional. Salah satunya IPB ( Institut Pertanian Bogor ), ITS ( Institus Teknologi Sepuluh November ), UNNES ( Universitas Negeri Semarang), dan UNDIP ( Universitas Diponegoro ). 

Dilihat dari rangking nasional Universitas Diponegoro masuk ke posisi 5 besar dimana Universitas Diponegoro menempati posisi 4. Posisi 1 yang ditempati oleh UI ( Universitas Indonesia ). Rangking tersebut dilihat melalui 6 indikator yaitu, Tata letak dan Infrastruktur, Pendidikan, Pengaturan Air, Pengaturan sampah, Trasnportasi, Penggunaan listrik, dan pemanfaatan energi lain. 

Kegiatan yang dilakukan dalam lokakarya tersebut adalah penandatangan deklarasi, penjelasan cara mengisi data yang dijadikan dasar untuk perankingan, dan pemaparan materi dari 6 universitas. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc., dan perwakilan dari tim UI Greenmatric. Setelah itu pemaparan materi oleh Bapak  Junaidi ,S.S, M.A sebagai Expert Member. Beliau memaparkan materi mengenai maksud dan tujuan diadakan program UI Greenmatric. Dilanjutkan dengan penjelasan cara mengisi nilai indikator dari universitas yang sudah bergabung maupun yang baru bergabung yang digunakan sebagai raport yang dapat dipantau tiap tahunnya. 

Setelah itu para peserta diberikan waktu untuk ishoma ( Istirahat, Sholat, Makan ). Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab. Sesi I yang diisi 3 pembicara dari UNNES ( Universitas Negeri Semarang), Universitas Diponegoro (UNDIP ), dan Universitas Indonesia ( UI ). Dimana 3 pembicara tersebut membahas 3 hal yang berbeda yang bersangkutan dengan indikator penilaian ranking. UNNES menyapaikan Isu dan Inovasi dalam bidang Pendidikan, UNDIP menyapaikan materi Isu dan Inovasi dalam bidang pengolahaan sampah, dan UI menyampaikan materi  Isu dan Inovasi dalam bidang penggunaan listrik dan pemanfaatan energi lain. Lalu dilanjutkan dengan sesi II dengan 3 pembicara lagi yaitu, ITS dengan pemaparan materi Isu dan Inovasi dalam bidang transportasi, ITB memaparkan materi tentang Isu dan Inovasi dalam bidang pengolahan air, dan IPB memaparkan materi tentang tata letak dan infrastruktur. Dengan berakhirnya sesi II berakhirlah sudah acara ini. 

WAPEALA mendelegasikan 3 orang untuk mengikutti kegiatan tersebut yaitu, Irvan Evendi ( W-685 Nl ), Prafani Viska Nurmadhani ( W-696 Nl ), dan Tahmida Fatmala Zulva ( W-701 Pa )

Teks : Prafani Viska N. (W-696 Nl)

Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan