Ecocare And Fun Walk For A Better Campus

Ecocare And Fun Walk For A Better Campus


           Semarang – Lebih kurang sekitar 300 orang memadati kawasan Waduk Universitas Diponegoro untuk mengikuti serangkaian kegiatan Eco-care And Fun Walk yang diselenggarakan oleh UKM Mahasiswa Pecinta Alam (WAPEALA) Universitas Diponegoro, Semarang Pada Tanggal 16 April 2016.

            Kegiatan Ecocare dan Fun Walk merupakan kegiatan yang disusun atas dasar peringatan Hari Ulang Tahun WAPEALA yang ke-40 Tahun. Dalam rangkaian acara tersebut meliputi kegiatan riset Daerah Aliran Sungai (DAS) Krengseng hingga Waduk Universitas Diponegoro, Jalan santai, penanaman bibit dan, penyebaran bibit benih.  Peserta kegiatan meliputi Undangan yang dihadiri oleh Pejabat Kampus Universitas Diponegoro, Anggota Luar Biasa (ALB) WAPEALA, Mahasiswa Pecinta Alam se-Semarang dan Peserta umum.

           Susunan kegiatan Ecocare dan Fun Walk diawali dengan dibukanya kegiatan tersebut oleh Prof. Dr. H. Yos Johan Utama., S.H., M. Hum. selaku Rektor Universitas Diponegoro dan Bapak Budi Setyono., S.Sos., M.Pol. Selaku Pembantu Rektor III (PR III) Universitas Diponegoro  bidang kemahasiswaan.

           Acara ke – 2 dilanjuti dengan penyebaran benih ikan tawes di Waduk Pendidikan Undip yang dilakukan secara simbolis dengan cara melepaskan benih ikan dari karamba oleh Bapak Rektor dan PR III. Acara yang ke 3 adalah Penanaman Pohon buah oleh Anggota Biasa WAPEALA dengan jenis bibit pohon berkayu seperti ketapang kencana, beringin, buah nangka dan buah mangga yang ditanam disekeliling Waduk UNDIP.

            
           Kegiatan selanjutnya yaitu Ecowalk atau jalan santai dalam rangka hidup sehat yang diselingi dengan memperhatikan ekologi sekitar jalan yang dilewati oleh peserta dalam jalan santai. jalur jalan santai dimulai pada titik selatan waduk undip dan mengelilingi Waduk Undip hingga berakhir kembali di titik selatan waduk undip. Jalan santai diawali dengan melakukan peregangan melalui media senam bersama. Tiupan suara terompet dari panitia yang mengawali perjalanan Ecowalk.


           Pasca kegiatan Jalan Santai Peserta dipersilahkan untuk beristirahat dan menikmati stand yang disediakan panitia diantaranya terdapat Stand Hasil Riset DAS Krengseng, Unit Kegiatan Mahasiswa Kesemat, Unit Kegiatan Mahasiswa Menembak, Komunitas Apel (pencinta reptil), dan Penyedia Alat Outdoor Endelwis.

           Pada Stand Riset ditampilkan kegiatan dan hasil riset dari team peneliti. “Riset Daerah Aliran Sungai (DAS) Krengseng yang telah dilakukan, hasil yang diperoleh yaitu pengecekan suhu kesadahan (suhu dalam air) dan oksigen terlarut pada 6 stasiun di Waduk Universitas Diponegoro, dapat disimpulkan bahwa suhu dan kesadahan perairan ini cukup baik karena sesuai dengan baku mutu perairan kelas III. Namun untuk nilai Oksigen Terlarut masih cukup tinggi yaitu berkisar antara 9,4 mg/L sampai 11,5 mg/L. Kelebihan oksigen ini diperkirakan terjadi karena melimpahnya Fitoplankton pada perairan Waduk karena input sampah organik yang cukup banyak dari Desa Sekitar. Namun untuk memaksimalkan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada perairan waduk. Secara garis besar perairan Waduk Pendidikan Diponegoro UNDIP masih tergolong cukup baik untuk mendukung kehidupan organisme aquatik” Ujar Bella Shabrina selaku Ketua Peneliti DAS Krengseng.

           Penutupan acara dilakukan dengan pengumuman pemenang hasil perlombaan  fotobooth dan pembagian doorprize dari kegiatan Ecowalk yang di Spronsori oleh Anggota Luar Biasa WAPEALA Universitas Diponegoro, OTO kredit mobil dan motor , Samudra Indonesia, WASKITA, EDII dan Vitacimin. *(Aenun- Humas WAPEALA UNDIP).



Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan