Save Our Environment, Love Our Earth




Semarang, 2 Mei 2015 - Wapeala UNDIP mengadakan aksi tanam 100 pohon dan pembuatan biopori di lingkungan kampus UNDIP Tembalang, tepatnya di pusat kegiatan mahasiswa Student Centre. Peringatan hari ulang tahun Wapeala sekaligus peringatan hari bumi  yang bertemakan “Save Our Environment, Love Our Earth” tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen Mahasiswa Pecinta Alam UNDIP dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Wapeala mengundang UKM UNDIP dan Mapala tingkat jurusan di UNDIP untuk turut serta dalam aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan hidup. Agar suasana penanaman menjadi lebih akrab panitia membagi menjadi beberapa tim,  masing-masing tim tersebut berisi dari teman-teman dari pelbagai organisasi.  Penanaman pohon yang berlangsung selama kurang dari satu jam tersebut menggunakan bibit pohon mahoni, pohon jati dan pohon kersen untuk ditanam. Setalah menanam 100 bibit pohon, Wapeala menginstruksikan teman-taman dari pelbagai organisasi di UNDIP untuk membuat lubang peresapan air biopori. Untuk melubangi tanah sebelum diberi paralon, hampir semua tim mengalami kesulitan karena keadaan tanah yang berbatu sehingga tanah sulit untuk digali ataupun dilubangi dengan alat biopori sehingga untuk membuat biopori ini dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Menurut Wisnu Bekti, pembuatan biopori di Student Centre bertujuan untuk menambah resapan air karena tidak terdapatnya saluran air di halaman depan pintu-pintu sekretariat serta mengurangi resiko banjir karenanya. Wisnu yang menjabat sebagai ketua umum Wapeala tersebut menambahkan bahwa penanaman bibit pohon dan pembuatan biopori ini sejalan dengan keinginan bapak Warsito selaku Pembantu Rektor III agar Student Centre menjadi lebih hijau dan tidak lagi terdapat genangan air sehingga menjadi lebih terawat.
Biopori adalah teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan berfungsi sebagai tempat resapan air, mengalirkan air hujan ke dalam tanah, menjaga kelestarian sumber air bawah tanah, mencegah defisit air tanah, tempat pembuangan sampah organik, serta menjaga kesuburan tanaman. Pembuatan biopori di kampus UNDIP Temabalang tersebut bertujuan untuk mengenalkan pembuatan serta manfaat biopori pada mahasiswa UNDIP. Dengan terlaksananya pembuatan lubang biopori diharapkan mampu membuat halaman sekitar Student Centre tidak lagi ada genangan jika turun hujan dan memperbaiki sistem penyerapan air tanah.


Setelah selesai pembuatan biopori acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang photography contest, photography contest terusebut diadakan sebagai bentuk apresiasi tergadap teman-teman yang mau meluangkan waktu untuk turut serta dalam kegiatan tersebut dan menambah semangat dalam melakukan penanaman pohon dan pembuatan biopori. Acara ditutup dengan makan siang bersama antara pembina Wapeala, anggota Wapeala dan teman-teman dari pelbagai oraganisasi.

Oleh :
Nerissa Arviana

W-649 Gracula religiosa robusta 

Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan