pengenalan diving (mari menyelam).






Diving atau bahasa Indonesia menyelam dalam artinya bertahan di bawah air. Dalam pengertian cabang olahraga, selam dapat dikategorikan sebagai berikut:
menyelam tanpa alat bantu pernapasan, misalnya snorkeling dan selam bebas
menyelam dengan alat bantu pernapasan, misalnya selam scuba dan surface supplied diving
Berikut adalah beberapa organisasi pelatihan dan sertifikasi olahraga selam yang dikenal di Indonesia:
Organisasi
Keterangan
Negara Asal
POSSI
Saat ini POSSI bekerjasama dengan Confederation Mondiale des Activites Subaquatiques(CMAS) dalam melakukan pelatihan dan sertifikasi bagi para peselamnya.
SSI
Didirikan pada tahun 1970 di California Amerika Serikat oleh Robert A Clark. SSI merupakan lembaga sertifikasi dan pelatihan selam terbaik di dunia. Pusat pelatihan nya terdapat diberbagai belahan dunia,termasuk indonesia
NAUI
National Association of Underwater Instructors
(Amerika Serikat/Internasional).
Didirikan oleh Al TillmanJohn C. Jones, Jr., dan Neal Hess pada tahun 1960 di Amerika Serikat. Saat ini NAUI adalah organisasi pelatihan dan sertifikasi selam terbesar kedua di dunia.
PADI
Merupakan organisasi terbesar dan paling terkenal di dunia, didirikan oleh Ralph Ericksondan John Cronin pada tahun 1966, dan berpusat di CaliforniaAmerika Serikat.
ADS-I
Organisasi ini didirikan oleh Noboru Mochizuki pada tahun 1980 dengan nama ADS-Japan dan pada tahun 1993 oleh Questeau dan Gagnan diubah menjadi ADS-International. ADS-I berpusat di Yokohama,Jepang dan Indonesia merupakan salah satu chapter yang paling aktif.

Selam Scuba adalah penggunaan alat pernapasan bebas untuk berada bawah air dalam waktu lama untuk penyelaman rekreasi dan penyelaman profesional. Biasanya penyelam berenang di bawah air, namun berjalan. SCUBA "Self Contained Underwater Breathing Apparatus". Dua jenis peralatan scuba adalah "sirkuit-terbuka" Aqua-lung, dikembangkan olehJacques Cousteau dan "sirkuit-tertutup" Rebreather. Pernapasan bawah air berdasarkan muatan udara yang dimampatkan dan disimpan dalam tangki yang dikenal sebagai paru-paru air Aqua-lung (SCUBA).
Jarak Pandang
Didalam dunia selam scuba (scuba diving) jarak pandang atau visibillty adalah satuan kejernihan air untuk kegiatan menyelam. Biasanya dinyatakan dalam satuan jarak seperti meter dan feet. Semakin jauh jarak pandang kita sewaktu menyelam, air semakin jernih semakin mudah untuk melihat objek selam, sebaliknya semakin pendek jarak pandang, maka kita akan mengalami kesulitan dalam melakukan penyelaman.
Kategori jarak panjang pada saat menyelam adalah sebeagai berikut :
baik adalah di atas 20 meter, biasanya terdapat di pulau yang jauh dari muara sungai yang besar seperti di Bunaken Propinsi Sulawesi Utara
sedang antara 8 sampai 20 meter, biasanya terletak di pulau-pulau yang agak jauh dari muara sungai seperti di Kepulauan Seribu
buruk kurang dari 8 meter, biasanya terdapat pada pantai-pantai yang dekat dengan muara sungai besar, seperti dipantai utara Jawa.
Snorkeling (selam permukaan) atau selam dangkal (skin diving) adalah kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel.
Snorkel 
Snorkel adalah peralatan selam berupa selang berbentuk huruf J dengan pelindung mulut di bagian ujung sebelah bawah. Alat ini berfungsi sebagai jalan masuk udara ketika bernapas dengan mulut tanpa harus mengangkat muka dari permukaan air. Pemandangan bawah air bisa dilihat sambil berenang dengan wajah menghadap ke permukaan air dan bernapas melalui snorkel. Penyelam bisa mengambil napas dalam-dalam sebelum menyelam ke bawah air. Penyelam scuba menggunakan snorkel untuk menghemat udara di dalam tabung sewaktu berenang di permukaan air.
Kegiatan snorkeling bisa dilakukan semua orang. Penyelam yang tidak bisa berenang atau tidak bisa mengapung bisa mengenakan baju pelampung. Ketika menyelam di air bersuhu rendah, penyelam memakai baju selam untuk menjaga tubuh dari kedinginan. Selain itu, baju selam merupakan pelindung tubuh dari luka tergores terumbu karang atau sengatan ubur-ubur.
Selain menguasai cara bernapas dengan mulut melalui snorkel, kegiatan snorkeling tidak memerlukan pendidikan khusus. Pemula yang belum pernah melakukan snorkeling bisa mempelajarinya dalam waktu singkat dari pemandu selam. Cara mengenakan masker, snorkel, dan kaki katak bisa dipelajari dari pemandu selam, toko selam, atau tempat penyewaan alat selam di pinggir pantai. Walaupun demikian, seperti halnya selam scuba, kegiatan snorkeling tidak untuk dilakukan seorang diri, melainkan bersama teman atau secara berkelompok.
Masker
Masker selam adalah jendela kedap air yang melindungi sebagian wajah, terutama mata dan hidung dari air. Bagian lensa dibuat dari kaca pengaman sementara kantong hidung serta kerangka masker dibuat dari[silikone atau karet.Di bagian sisi masker terdapat tempat untuk memasang snorkel.
Sewaktu mengenakan masker, penyelam bernapas dengan mulut. Masker dapat menjadi berembun atau kemasukan air bila penyelam memaksa untuk bernapas melalui hidung. Rambut penyelam juga tidak boleh terjepit di antara masker dan wajah supaya masker tidak kemasukan air.
Masker tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk untuk anak-anak dan wanita. Dibandingkan masker selam scuba, masker snorkeling umumnya berukuran lebih kecil agar kantong udara di dalam masker menjadi sekecil mungkin
Penyelam harus memakai ukuran masker yang pas dengan wajah agar masker tidak kemasukan air. Ukuran masker yang pas bisa diperiksa tanpa perlu memasangkan tali pengikat di kepala. Masker diletakkan di wajah, dan ditekan sambil menarik napas perlahan-lahan. Bila masker tidak jatuh maka ukuran masker sesuai dengan wajah pemakainya. Tekanan air membuat masker menjadi kedap udara, sementara tali pengikat hanya menahan masker agar tidak terlepas
 Kaki katak
Kaki katak adalah sepatu karet dengan sirip yang melebar di bagian ujung kaki. Snorkeling bisa saja dilakukan tanpa kaki katak, tapi alat ini bisa menambah daya dorong kaki manusia ketika berenang.
Kaki katak terdiri dari dua jenis: tumit terbuka (open heel) dan kaki tertutup (full foot atau pocket foot). Jenis kaki katak kaki tertutup tersedia dalam berbagai ukuran seperti halnya ukuran sepatu. Dibandingkan kaki katak tumit terbuka, jenis kaki katak tertutup memiliki ujung sirip yang lebih pendek. Ketika memakai kaki katak tumit terbuka, penyelam mengenakan sepatu bot dari bahan neoprena. Sepatu bot berfungsi sebagai pelindung kaki dari dari luka, dinginnya air, atau pencegah lecet. Kaki katak tumit terbuka hanya dibuat dalam beberapa ukuran: kecil, sedang, besar, dan ekstra besar. Ukuran kaki katak disesuaikan dengan kaki pemakainya dengan mengencangkan sabuk di bagian tumit.Nah tunggu apalagi sahabat dive lover, segera rencanakan timing yang pas untuk  berkunjung dipulau yang kalian impikan :) ...ciyaa..





Postingan populer dari blog ini

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan