Nandur Mangrove, Mbangun Ndeso

‘Nandur Mangrove, Mbangun Ndeso’. Kegiatan penyuluhan dan penanaman ini akan dilaksanakan pada tanggal 29-30 Oktober 2011, di Kelurahan Mangunharjo, kecamatan Tugu, Semarang. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan WAPEALA, mengingat berbagai permasalahan lingkungan yang masih menjadi trend topic di Indonesia, khususnya Semarang.

Salah satu permasalahannya adalah berkurangnya daerah mangrove sehingga mengakibatkan abrasi di kawasan pantai Semarang. Untuk itulah WAPEALA sebagai organisasi yang bergerak di bidang petualangan dan lingkungan menjadi tergerak unntuk merehabilitasi pantai yakni melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak 5000 bibit dan sekaligus memberikan penyuluhan kepada warga di sekitar pantai.

Menurut ketua panitia, Ardiyan, mengatakan, maksud dari tema yang diusung yakni ‘Nandur Mangrove, Mbangun Ndeso’ adalah kegiatan penyuluhan dan penanaman bibit mangrove ini tidak sekedar menanam bibit, tetapi juga mengupayakan pemanfaatan dan pengolahan bibit mangrove hingga memiliki nilai ekonomis yang berguna bagi masyarakat khususnya warga Mangunharjo.

Dalam kegiatan ini WAPEALA akan mengajak warga Mangunharjo dan sejumlah perwakilan SMA se-kota Semarang serta relawan asing dari IIWC untuk ikut berpartisipasi dalam rehabilitasi daerah mangrove.

“ WAPEALA juga mengajak Dinas Perikanan dan Kelautan, Departemen Kehutanan (Dinhut), Perum Perhutani dan beberapa instansi terkait lainnya untuk mendukung kegiatan ini. Dalam kegiatan ini warga juga akan diajak berperan aktif bersama pemateri, salah satunya mengolah bibit mangrove menjadi aneka makanan ringan”, tambah Ardiyan.

Melalui kegiatan penanaman dan penyuluhan bibit tanaman mangrove ini diharapkan dapat membangun masyarakat madani dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.(Rni)

Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan