Pemasangan Prasasti Alm. Rustam

Pertama aku memang sengaja untuk ndak masuk ke milis ini dulu ... menunggu badai pasti berlalu .... sekarang ketoke wis rodo reda, aku yo minta maaf kalo terjadi pro dan kontra di arena ini.

Awalnya aku coba melontarkan ide untuk mengenang Almarhun yang mungkin tidak secara langsung menyelamatkan kita yang sembilan orang ( semoga kowe isik kelingan peristiwanya ).Ternyata ide itu ditanggapi serius. lalu aku tanpa persetujuan mu ( sebagai ketua Tim waktu itu ) berusaha semampuku menghubungi sembilan orang anggota yang ada yaitu :

-Encus

- Hadi

-Pratomo
- Budoyo

- Fuad

- Fajar

Jadi dari 10 anggota tim itu, Daryono ( calo Hercules di Biak ) sampai sekarang belum sempat dikabari krn belum tahu di mana rimbanya .. dan semoga Almarhum juga tidak keberatan. Demikian juga para donatur ( pyokman ) tidak keberatan dengan rencana tersebut. Terima kasih atas pyoknya semoga bermanfaat.

Karena keterbatasan informasi, maka aku berangkat ke Bandung terus Citatah Padalang ( tepat di seberang pereng 125 ), untuk memesan batu granit itu( yang ternyata di mBerguto juga ada )

Setelah Prasasti itu jadi, aku dkk masih bingung mau diletakkan di mana ... soalnya Wapeala tidak punya lahan tanah pribadi.... kemudian rembukan lagi dengan para "sepatu" yang ada di semarang ... disepakati diletakkan di Merbabu. Karena katanya konon sejarahnya Merbabu itu "milik" Wapeala. Kemudian rencana ini dibicarakan di Pengurus dan DP, yang juga mau mengadakan kegiatan Sosialisasi AD ART di rumah alm mbah Wongso.

Malam sabtu ( 28/4 ) setelah acara sosialisasi, tim pendakian dibagi dua Pertama Tim Tekelan ( KOMPPAS) sebanyak 16 orang sebagai pendukung diketuai oleh Nur cucunya mbah Wongso Kedua Wapeala sebanyak 26 orang termasuk Aku, Gus Tri, Didiet dan Bagoal ( mewakili Laila dan Fajar, katanya )

Bang Joni n Fam, Encus, Medi, Tavip, Judi Lurah, Aluntono dlll .... melepas di Tekelan

Sabtu ( 29 April ) jam 11.00 waktu tekelan prasasti selesai dipasang ....

Perlu saya sampaikan kenapa jasa almarhun itu perlu dikenang, mungkin masih banyak yang belum tahu .... Nuwun sewu Ri, sekedar mengenang masa lalu ... semoga mengurangi kejenuhan mu di negri seberang. Dan semoga cerita ini gak banyak kelirunya

From: Burhan Achmad
Date: Mon May 15, 2006 3:41 pm


Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan