EKSPEDISI DIPONEGORO CELEBES 1999

Program inti Pengurus Harian Wapeala Undip Periode 1998 – 1999

Dengan segala upaya pengoptimalan sumber daya yang ada akhirnya Ekspedisi Diponegoro Celebes dapat terealisasi walaupun telah terjadi pengunduran waktu yang sedianya Februari – Maret menjadi 17 April – 10 Mei 1999 untuk operacional EDC dan dari tujuh target kegiatan ekspedisi yang mencakup divisi Arung Jeram, panjat tebing, selam, gunung hutan, penelusuran gua, penelitian dan napak tilas ternyata hanya bisa terealisasi untuk empat divisi saja yaitu :

1. Divisi Selam

waktu : 25 April –8Mei 1999

tempat : Kepulauan Takabonerate

hasil : telah didapat data dari kegiatan monitoring terumbu karang dan biota karang

2. Divisi panjat tebing

waktu : 25 April – 10 Mei 1999

tempat : Kecamatan Cakke, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Maros, Kabupaten Bantimurungg

hasil : pembukaan jalur dan pemanjatan

Nama Tebing : Bamabapuang

Lokasi : Desa Kotu, Kec. Anggeraja, Kab. Enrekang, Sulawesi Selatan

Jenis Batuan : Kapur tua

Tinggi : ±350 m

Nama jalur : Jalur Diponegoro

Panjang Lintasan: ±375 m

Waktu pemanjatan: Lima hari

Sistem pemanjatan: campuran Alpine dan Himalayan

Tingkat kesulitan: panjat bebas 5.05 – 5.10

Pemanjat : 1. Dwi Haryanto

2. M. Akbar Salihima

3. Yudha Septiarso

Tim Pendukung : 1.Albertus Wahyudi P.

2.M. Ruski ( KORPALA )

3.Edwin Manopo ( KORPALA )

3. Penelitian sosial,ekonomi,budaya,masyarakat bonerate

waktu : 25 April –8 Mei 1999

tempat : Kepulauan Takabonerate

hasil : Data tentang tingkat kesadaran masyarakat Bonerate dalam conservasi SDA

4. Napak Tilas

Tema : Perunutan kembali sejarah pengasingan /pembuangan

waktu : 24 Mei 1999

tempat : lokasi pemakaman pangeran Diponegoro dan keluarga di Ujung Pandang

hasil : data ringkas tentang sejarah pengasingan Pangeran Diponegoro


Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan