EKSPEDISI BORNEO 1991

Think,

Gw masih ada catetan ekspedisi Borneo. Tak Coba cerita dikit:


"Ekspedisi Diponegoro Borneo (EDB) 1991" dirancang sejak pertengahan 1990,sebagai hasil obrolan kita2 (angkatan CA & FB), terutama yg punya mimpi besar utk naek ke Carstenzs Pyramid. Rencananya, EDB & Ekspedisi Ujung Kulon jadi "pemanasan" untuk Ekspedisi ke Irian Jaya. Impian untuk ke Irian Jaya kesampaian pada awal 1994 dengan tim yang hasil gabungan eks tim EDB & Ujung Kulon (Jack, Lian, I'u, Ridho adalah eks tim ekspedisi th 1991).

Anggota ekspedisi Borneo ada 9 orang.Yerri (Ca),Irfan(Ca),Lia(Ca),Jaka/Jack(Fb),M.Ridho(Fb),Toro(Fb),Edo(Fb),Jagung(Sahabat Wapeala)&Naufal (Fb). [Note: buat Ridho, kalo ada yg salah tolong dibetulkan brother!].

Perjalanan dimulai pertengahan Agustus 1991 sampai akhir Oktober 1991.KIta berangkat dari Semarang ke Balikpapan via Surabaya. Yang nganterin banyak, malah mas Ibung nganter sampai Surabaya/Tg. Perak. Nasehat Mas Ibung pas kita sudah mau naek kapal Kambuna, "hati2 Yer, saling jaga dengan temen2 seperjalanan".

Sempet mampir/transit di Ujung Pandang sekitar 6 jam, kita pakai buat liat2 Ujung Pandang sampai ke kampus Unhas.

Dua malem di kapal laut, sampai deh kita di Balikpapan. Edo yang jemput kita krn dia sudah duluan sampai Balikpapan. Minggu pertama Edo terpaksa balik ke JKT krn ortunya sakit.Minggu2 pertama di Balikpapan & Samarinda hampir bikin kita frustasi krn perijinan yang lumayan sulit.Padahal kita sudah dibekalin dgn surat sakti dr Gubernur & Wagub Jateng, Belum lagi kondisi sungai Mahakam sedang surut banget bikin transportasinya jd sulit.Kita bbrp kali gagal berangkat karena kapal yg mau ngangkut kita tahu2 ngebatalin, rasanya bener2 diuji kesabarannya. Itung2 jadi hafal dengan gaya orang/anak muda Samarinda. Mereka kalo sore2, JJS make motor, mukanya pada coreng moreng, kita kira kenapa, tahunya mereka pd make bedak dingin coy...alamak...

Akhirnya kita ambil kegiatan yang sekunder (tadinya mau ke Sangkimah,Sangatta & caving di Sangkulirang) yg rencananya semula mau kita jalanin sepulang dr pedalaman Kaltim,eh malah jadi duluan.2 minggu kita habisin di Sangkimah,Sangatta & Sangkulirang (di utaranya Bontang). Saya,Irfan & Toro ke Sangkimah & Sangatta, temen2 yg lain caving ke Sangkulirang. Pengalamannya asik banget, kita masih bisa ketemu hutan asli Kaltim krn daerah tsb masuk hutan lindung/taman nasional(?), naik perahu ke hulu sungai sangkimah yg sangat jarang didatengin oleh orang luar dan buagus banget pemandangannya.Selain lintas alam, kita juga dapet "tugas" ngamatin sodara jauh kita, yaitu bekantan/sejenis kera yg cuma ada di Kaltim.

Awal September - akhir Oktober 1991 kita mulai perjalanan ke Long Pahangai. Sebenernya kita masih mau ke tempat yg lebih pelosok, tapi biayanya besar banget diluar perkiraan kita (karena air surut, jarang ada kapal yg mau turun ke sungai). Untuk sampai ke Long Pahangai kita nempuh dengan naik bus air, perahu klotok/long boat + jalan kaki 2 malem dr daerah Logging utaranya Long Bagun ke Long Pahangai. Kita jalan dipandu ama orang asli dayak Kenyah.Teler rasanya krn pemandu kita tsb jalannya cepet sekalleee. Pemandangan dr Samarinda ke hulu Mahakam bervariasi, semakin ke hulu semakin bagus.Sungai dengan jeram yg lumayan deras & curam,bahkan kita bbrp kali harus minggir & angkat perahu lewat darat, lumayan gempor.....Kita nginep di sungai, kadang numpang sama bus air yg lagi mangkal, kadang dirumah orang lokal.Jarak +/- 900km terasa deket karena pemandangan yg bagus.Sayang dokumentasi kita kurang begitu lengkap.

Di desa Long Pahangai kita mulai pengamatan suku Dayak Kenyah plus nrabas2 hutan yg masih belum kena babat HPH, kita disambut dg penuh curiga krn gondrong2 bw tas gede2.Akhirnya kita bisa gabung dengan sodara2 asli kaltim tsb, malah pas sudah mau cabut sedih juga hati ini ninggalin tempat yg masih bagus & hutannya asli. Belum kalo kita inget gadis2 dayak yang cantik, hehehe...(Note: Kita selalu gagal ngintip cewek dayak mandi meskipun sudah di incer sejak sore krn mereka mandinya setelah magrib/rada gelap, he..3x)

Pulangnya kita banyak ditolong orang2 disepanjang sungai Mahakam, dari orang HPH yg kita tumpangin 2 malem sambil nunggu perahu datang dr hilir, sampai temen2 dari Mapala Universitas Mulawarman.

Intinya, dengan segala kekurangan yg ada, kita sudah bisa mewujudkan "omong2 di PKM" jadi suatu perjalanan. (Mohon dicatet: Ekspedisi itu dicantumkan spy terkesan gagah & lebih gampang utk cari dana ketimbang "Jalan2 ke Kaltim", bisa diketawa'in ama sponsor kita). Yg lebih berkesan, persodara'an antara kita yg pernah satu tim rasanya ga bisa diputuskan biar sekarang sudah jarang ketemu, tapi asal ada kesempatan kita ketemuan, rasanya umur ku balek dadi 22 tahun meneh, hehehe.....


Salam lestari,

Yerri W 319 Ca


From: wapeala@yahoogroups.com on behalf of yerri anullah [yanullah@yahoo.com]

Sent: Tuesday, August 02, 2005 2:02 PM

Postingan populer dari blog ini

pengenalan diving (mari menyelam).

Gunung Slamet, Keparingan Slamet Dumugi Mandhap.

Mahameru, Butiran Pasir Keteguhan